Pusat Kajian Hortikultura
Universitas Muhammadiyah Malang
Pusat Kajian Hortikultura
Universitas Muhammadiyah Malang

Di Hutan Perawan Kamboja, Ditemukan Ular Serigala

Author : Administrator | Rabu, 11 Juni 2014 09:59 WIB
Sumber: Viva News


Ular Serigala memiliki taring yang kuat namun tidak berbisa

Ditemukan ular langka di Hutan Kamboja, ular serigala. Foto ilustrasi
Ditemukan ular langka di Hutan Kamboja, ular serigala. Foto ilustrasi

VIVAnews - Hutan alam di Pegunungan Cardamon, Kamboja, menjadi habitat tak terhitung bagi binatang yang indah dan aneh. Belum lama ini peneliti menemukan jenis baru dari ular serigala. 
 
Jenis spesies itu dinamakan ular serigala karena memiliki taring yang tajam dan kuat. Ular itu adalah Lycodon zoosvictoriae. Temuan spesies baru ular serigala kali ini cukup menarik, sebab jenis yang ditemukan memiliki kulit yang tak biasa, melansir Daily Mail, Rabu 11 Juni 2014.  
 
Kulit berwarna coklat terang dengan titik hitam 'membungkus' Lycodon zoosvictoriae. Warna kulit itu membantu ular serigala itu bersembunyi dari penyerangnya. Dibandingkan dengan spesies lain, biasanya ular serigala memiliki kulit berwarna coklat terang dengan tutul-tutul putih. Namun ular Lycodon zoosvictoriae berbeda. 
 
Temuan ini juga cukup istimewa, pasalnya peneliti akhirnya menemukan jenis ular serigala itu setelah mencari selama satu dekade. 
 
"Temuan spesies itu mungkin membuktikan endemik ular di Pegunungan Cardamom," ujar pakar reptil dan amfibi, Neang Thy, yang menemukan dan menggambarkan spesies baru itu. 
 
Pegunungan Carmadon terletak di Selatan Kamboja, membentang dari perbatasan Thailand di sisi barat dan berbatasan dengan Vietnam di sisi timur. 
 
Meski menyandang nama yang seram dan memiliki taring yang sangat kuat dan tajam, ternyata ular ini tak berbisa. Tapi ular ini bisa bertahan saat terjebak dengan mengandalkan taringnya. Disebutkan kekuatan taring itu bisa mengoyak kulit lawan atau penyerang. 
 
Ular jenis ini disebutkan memangsa kadal, kodok dengan memanfaatkan kekuatan taringnya. 
 
Ular serigala betina dapat tumbuh lebih panjang dibanding ular jantan. Dan biasanya binatang ini berkembangbiak sebelum datangnya musim hujan. Sekali bertelur, ular ini bisa menghasilkan rata-rata 4 sampai 11 telur. 
 
Tiga bulan kemudian, telur bisa menetas dan bayi ular serigala tumbuh dengan panjang 14-19 inchi. Sedangkan untuk panjang maksimal dapat mencapai 50 cm. 
 
Temuan spesies baru ular serigala ini merupakan temuan yang kedelapan jenis ular baru di pegunungan itu sejak survei pada 2000, yang dilaksanakan Zoos Victoria di Melbourne dan Fauna and Flora International. 
 
Hutan di pegunungan ini dikenal masih cukup perawan, sebagian besar masih hutan asli dan belum dieksploitasi peneliti.



http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/511522-di-hutan-perawan-kamboja--ditemukan-ular-serigala
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image